Takut Gagal Membuat SIM? Ikut Bimbingan Ujian SIM di Polres Serang

oleh
Cara Mudah Membuat SIM Online
Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan (Pasal 77 ayat (1) UU No.22 Tahun 2009).

SERANG – Satuan Pelaksana Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas SIM) Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Serang membuat terobosan baru dengan mengadakan bimbingan belajar bagi pemohon SIM.

Program bimbingan ujian SIM ini dilaksanakan setiap hari Jumat mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Program bimbingan yang digagas Kapolres Serang, AKBP Wibowo ini diperuntukkan bagi pemohon SIM yang gagal, baik ujian teori ataupun praktik.

Baca :

Membuat SIM di Polres Serang

“Program ini baru dijalankan di Polres Serang. Ini kami lakukan seiring dengan Program Promoter Kapolri untuk membantu mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” ungkap AKBP Wibowo ditemui di kantornya, Kamis (30/11/2017).

Sementara itu, Kasatlantas Polres Serang, AKP Lucky Permana Putra menambahkan program bimbingan diharapkan dapat meningkatkan tingkat kelulusan ujian SIM. Selain itu, diharapkan akan menambah pengetahuan cara berlalulintas yang baik dan benar. Dengan tehnik berkendaraan yang baik dan benar, tentunya diharapkan dapat menekan angka kecelakaan.

“Dengan penambahan ilmu tentang tata cara berlalulintas, saya harap akan berdampak pada angka kecelakaan,” kata AKP Lucky.

Dikatakan Kapolres, program bimbingan bertujuan membantu masyarakat agar dalam menghadapi ujian tidak mendapatkan kendala lagi dan mengetahui cara berlalulintas yang baik dan benar. Program bimbingan ini hanya diikuti oleh para pemohon SIM yang gagal saat menjalani ujian dan dipandu oleh instruktur dari Satlantas.

“Jadi program ini hanya diperuntukkan bagi pemohon SIM yang tidak lulus ujian. Para instruktur tentunya akan membantu melatih apa saja yang akan dihadapi dalam ujian SIM,” tegas mantan Kasatlantas Polres Serang ini.

Program binlat ini telah diuji pada Rabu (29/11/2017) kemarin, dengan diikuti sebanyak 75 pemohon SIM yang tidak lulus ujian. Program ini sudah disosialisasikan, baik disampaikan langsung ke pemohon SIM, juga melalui spanduk yang terpasang di lokasi ujian. Lucky menambahkan pihaknya akan memantau animo masyarakat yang mengikuti pelatihan ini. Jika dinilai mendapat tanggapan positif dari para pemohon, pihaknya akan menambah waktu pelatihan. Bahkan bagi pemohon yang kembali tak lulus akan disediakan waktu khusus.

“Kita lihat, apakah animo masyarakat postif. Jika animo masyarakat tinggi, tentunya pelatihan akan kita lakukan setiap hari. Bahkan kita juga sudah siapkan pelatihan di hari Sabtu untuk membantu para pegawai ataupun karyawan swasta,” kata Kasatlantas.

Persyaratan pemohon SIM perseorangan berdasarkan Pasal 81 ayat (2), (3), (4), dan (5) UU No. 22 Tahun 2009

  1. Usia
    • 17 tahun untuk SIM A, C, dan D
    • 20 tahun untuk SIM B1
    • 21 tahun untuk SIM B2
  2. Administratif
    • memiliki Kartu Tanda Penduduk
    • mengisi formulir permohonan
    • rumusan sidik jari
  3. Kesehatan
    • sehat jasmani dengan surat keterangan dari dokter
    • sehat rohani dengan surat lulus tes psikologis
  4. Lulus ujian
    • ujian teori
    • ujian praktik dan/atau
    • ujian ketrampilan melalui simulator

Membuat SIM di Polres Serang