Kades Pegandikan Kecamatan Lebak Wangi Di Duga Pungli

oleh

SERANG, – Praktik pungutan liar di Kabupaten Serang, Banten, masih terjadi. Salah satu sasaran pungli ialah Proyek Operasi Nasional Agraria yang berlangsung di daerah. Terkait program pemerintah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) 2017 Di desa Pegandikan Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Serang Banten di keluhkan warga sekitar peserta program,dengan adanya dugaan pungutan kepada warga yang mendaftarkan bidang tanahnya untuk  pembuatan sertifikat sang kepala Desa di duga memungut langsung kepada warga yang mendaftarkan bidang tanahnya dengan nilai variatif sekitar 300 sampai 500 Ribu Rupiah.

Warga peserta program PTSL saat berbincang dengan awak media mengatakan ” untuk pembuatan sertifikat ini kami di pungut langsung oleh kepala Desa di ruang kerjanya dengan nilai 300 ribu persertifikat padahal kami tahu pada saat sosialisasi petugas Dari BPN Provinsi Banten mengatakan bahwa pembuatan sertifikat ini gratis hal lain pada saat kami akan ambil sertifikat di Pandeglang Banten saya beserta 24 warga tepatnya di dalam mobil ibu MAFRUHAH ( KADES PEGANDIKAN ) mengatakan kalau di tanya terkait biaya pembuatan sertifikat bilang saja gratis ” ungkap ( SBR )
MAFRUHAH saat di temui awak media di kantornya sedang tidak ada di tempat namun saat di konfirmasi melalui telepon selularnya sang KADES mengatakan ” saya lagi ada kegiatan rapat di Anyer besok aja temui saya di kantor jangan sampai tidak di bawa pelapornya yah ” ungkapnya.
Program nasional BPN pendaptaran tanah sistimatik lengkap (PTSL) sertifikat prona k 1 tahun 2017 desa pegandikan kecamatan lebakwangi serang banten pendaptaran sertifikat di kenakan biyaya 300,ribu oleh oknum kepala desa saat awak media menemui beberapa masrakat yang daftar sertifikat mengatakan pertama 300, ribu tapi setelah jadi bayar lagi sisa nya berfariasi antara dua juta (Rp. 2000.000) sampai empat juta (Rp. 4000.000) menurut masarakat yang tidak mau di sebut nama nya tapi bisa di pertangun jawabkan ke benaranya. (NZR)