Dampak Resiko Menjadi Blogger Copas

oleh
Dampak Resiko Menjadi Blogger Copas
Dampak Resiko Menjadi Blogger Copas
Pengalaman Menjadi Blogger Copas
Admin akan menceritakan sedikit pengalaman pribadi pada saat awal menjadi Blogger.
Awal mengenal Blogger di kenalkan oleh teman tahun 2011, dalam dunia internet pada saat itu kuota internet hanya di gunakan untuk mendownload software dan Facebook aja.
Belum bisa menulis artikel dan hobinya mengutak-atik template, isi artikel 100% hasil copas, yah karena pada saat itu admin belum tahu jika copy paste itu di larang dan perbuatan yang tidak baik.
Admin sering mendapatkan kompain dari pembuat artikel asli melalui komentar atau melalui email namun admin abaikan.
Baca Juga :
– Cara Agar Blog Tidak Bisa Di Copas Bagian Tertentu

– Cara Membuat Sticky Widget Di Blog Responsive

Setiap membuka blog pasti mengedit template, entah merubah warna entah tampilan, sering begadang hanya untuk otak atik tampilan blog, masalah konten tidak admin perhatikan.
Konten artikel blog sehari bisa 10 artikel murni copas tanpa edit, hingga admin menemukan cara mencopas seluruh artikel dari blog orang dengan cara mengambil dari feed di download dan di upload di blog admin.
Pada saat itu admin mulai faham bahwa itu melanggar aturan Google, namun apa boleh buat sudah terlanjur semua artikel yang sudah di publikasikan adalah hasil copas.
Karena merasa asik dan ingin fokus mengurusi blog ahirnya admin membeli template dari mas-sugeng.com, sekarang Mas  Sugeng sudah mengganti domain jadi Sugeng.id.
Karena tidak puas dengan tampilan bawaan template admin edit sebisa admin.
Blog berkembang dan banyak visitor, admin merasa senang plus khawatir takut blog akan di hapus Google karena konten copy paste, ahirnya admin mencari tahu di Google agar blog aman dari penghapusan, caranya menggunakan domain TLD
Dampak Resiko Menjadi Blogger Copas
Okeh admin ahirnya admin mencari penyedia domain dan mencari nama domain yang keren, dapatlah domain terasberita.com karena blog admin saat itu blog gado-gado isi artikel hasil copas ?. Saat itu admin membeli dari dracoola .com.
Berjalannya waktu admin mencoba menawarkan slot iklan pada blog, admin tidak mendaftarkan ke adsense karena admin tahu blog copas tidak mungkin di terima jadi publisher adsense.
Ahirnya admin mendapat email dari pengiklan yang ingin memasang iklan selama dua bulan, dan lumayan blog mulai di penuhi iklan.
Tahun 2014 ramai tentang penghapusan blog spam oleh Google, namun admin merasa tenang karena berfikiran blog dengan domain TLD aman.
Blog di hapus Google, inilah awal kehancuran, admin mendapatkan surat cinta pemberitahuan melalui email bahwa blog admin telah di hapus karena di anggap blog spam dan melanggar ketentuan Google.
Sontak saja admin kaget dan mencoba membuka blog ternya sudah tidak bisa hilang di hapus, namun di search engine masih ada bila di cari, sedih kecewa ternyata blog dengan domain TLD juga tidak aman dari banned penghapusan.
Ahirnya admin membuat blog baru, ternyata domain TLD bekas Banned dari blogspot yang sudah di hapus Google tidak bisa di gunakan kembali pada blogger.
Kecewa campur sedih domain kesayangan ini mau di apakan, ahirnya admin pasang di wordpress.org dengan hosting gratisan.
Namun domain ini sangat sulit terindeks di Google search.
Admin pun selalu mencoba memasangkan domain di blogspot tetap tidak bisa, mendapatkan pesan ‘blog atau situs lain sudah menggunakan alamat ini.
Sisa kontrak domain masih dua tahun lagi, karena admin menyewa domain tiga tahun. Hampir empat bulan admin mencoba tapi tetep mendapat peringatan blog atau situs lain sudah menggunakan alamat ini.
Ahirnya admin mulai jenuh dan berhenti dari aktivitas ngeblog selama tiga tahun sejak blog di hapus Google ahirnya admin mencoba membuat blog lagi dengan belajar dari pengalaman pahit waktu lalu agar tidak terulang kembali.
Ini lah blog yang masih bau kencur, blog baru yang mencoba menjadi blog bersih dari artikel copas. Semoga artikel ini dapat menginspirasi para blogger untuk selalu tidak membuat konten Copy paste.