Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Siagakan 326 Tenaga Medis untuk Arus Mudik

Daftar Isi

Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Siagakan 326 Tenaga Medis untuk Arus Mudik

ANTERO BANTEN
- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang telah menerjunkan 326 tenaga kesehatan yang akan bertugas di tujuh Pos Pengamanan (Pospam) Mudik. Pelayanan kesehatan ini berlangsung mulai 23 Maret 2025 hingga 7 April 2025 sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan para pemudik.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Rahmat Fitriyadi, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan tersebut akan ditempatkan di tujuh Pospam utama guna memberikan layanan kesehatan bagi para pemudik yang melintasi jalur mudik di Kabupaten Serang.

“Mereka akan memberikan layanan kesehatan kepada para pemudik yang melalui jalur mudik,” kata Rahmat Fitriyadi pada Jumat, 28 Maret 2025.

Fokus Penanganan: Kelelahan Pemudik

Menurut Rahmat, kelelahan menjadi kasus yang paling sering ditangani oleh tenaga kesehatan di Pospam. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Puasa yang tetap dijalankan oleh sebagian besar pemudik

  • Cuaca ekstrem yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi

  • Kepadatan arus lalu lintas, yang berkontribusi terhadap kelelahan fisik

“Biasanya kelelahan, karena rata-rata pemudik tetap berpuasa. Lalu karena cuaca dan kepadatan arus lalu lintas juga bisa menyebabkan kelelahan,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar para pemudik tidak memaksakan diri untuk terus berkendara saat merasa lelah dan segera mencari tempat istirahat yang aman.

Layanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit

Selain menyiapkan tenaga kesehatan di Pospam, 31 Puskesmas di Kabupaten Serang juga akan membuka layanan kesehatan darurat (IGD) untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses medis selama libur Lebaran.

Rahmat Fitriyadi menegaskan bahwa fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit, akan tetap beroperasi selama 24 jam untuk menangani kondisi darurat.

“Puskesmas dan rumah sakit membuka IGD-nya 24 jam, ada 1.700 penugasan yang kita keluarkan,” tegasnya.

Dengan langkah ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan sehat selama musim mudik 2025.